Penilaian massal adalah metode penilaian sistematis untuk menilai banyak objek pajak secara bersamaan dengan menggunakan prosedur baku, data pasar umum, dan analisis statistik. Metode ini umumnya diterapkan pada objek yang serupa, bernilai relatif rendah, dan berjumlah banyak, sehingga efisien dari sisi waktu dan biaya. Karena karakteristik tersebut, penilaian massal paling banyak digunakan untuk kepentingan perpajakan, khususnya dalam penetapan NJOP.
Pelaksanaan penilaian massal meliputi pengelolaan data, analisis harga jual, pemodelan penilaian, serta administrasi yang terstandar dan terukur. Kualitas hasil penilaian dijaga melalui riset pasar dan pengujian statistik. Dalam konteks PBB-P2, penilaian massal menjadi dasar penentuan NJOP dengan dukungan sistem NOP, SPOP, serta pembagian Zona Nilai Tanah (ZNT) dan Nilai Indikasi Rata-Rata (NIR).