Selama satu dekade sejak diberlakukannya Undang-Undang ASN, wacana reformasi skema pensiun Aparatur Sipil Negara terus bergulir namun tidak kunjung menghasilkan kebijakan baru. Hingga awal 2024, pemerintah masih mempertahankan skema pay as you go (PAYG) yang membebankan pembayaran pensiun sepenuhnya kepada APBN, meskipun PNS tetap dikenai potongan iuran setiap bulan. Kondisi ini menegaskan urgensi pembaruan sistem pensiun agar lebih berkelanjutan secara fiskal dan adaptif terhadap perubahan demografi.
Buku ini mengulas secara komprehensif landasan hukum terbaru, yaitu Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023, yang menegaskan jaminan pensiun dan jaminan hari tua sebagai hak ASN sekaligus penghargaan atas pengabdian mereka. Dengan merujuk pada pemikiran para ahli seperti Weaver dan Palacios, buku ini membahas tujuan fundamental program pensiun: menjamin kesejahteraan hari tua, menjaga independensi pegawai negeri, memastikan daya tarik karier publik, serta menjamin keberlangsungan hidup lansia secara bermartabat.
Melalui analisis mendalam terhadap tantangan, kebutuhan perubahan, dan implikasi kebijakan, buku ini menjadi rujukan penting bagi pembuat kebijakan, akademisi, serta siapa pun yang ingin memahami arah reformasi pensiun ASN di Indonesia.